Motivasi Terbesar Itu……

Motivasi Terbesar Itu…… Kajian Islam sore disalah satu instansi pemerintah yang berada di malang itu, tidak seperti biasanya karena biasany...


Motivasi Terbesar Itu……

Kajian Islam sore disalah satu instansi pemerintah yang berada di malang itu, tidak seperti biasanya karena biasanya kajian sore itu dilaksanakan pada hari kamis sore, namun dikarenakan ada kesibukan di luar kantor dari seminggu yang lalu hingga hari kamis kemarin, jadinya kajian Islam kamis sore itu pun di undur pada hari Jum’at. Walaupun kajian itu tidak dihadiri sejumlah peserta biasanya yang hadir pada kajian sebelum-sebelumnya, namun pegawai instansi yang sekaligus peserta kajian sore itu cukup antusias. Terlihat dari konsentrasi mendengarkan yang ditandai tidak ada yang mengantuk dan pandangan terarah pada sang ustad yang sedang memberikan materinya. 
Dalam kajian kali ini tema yang diangkat adalah cerdik menghadapi gerbang ke empat,. Mungkin bagi yang memahami makna gerbang ke empat langsung faham, tapi bagi saya ini adalah istilah yang baru saya dengar dan belum saya fahami. Setelah salam dan prolognya, sang ustad menjelaskan, bahwa hidup manusia ini di bagi menjadi beberapa gerbang. Diantaranya adalah, gerbang pertama dimana kita beada dialam ruh, dimana kita dipilih dan diambil persaksian sebagaimana dalam al-Qur’an surat al-A’raf ayat 172, yang artinya “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)". Lalu kemudian ke gerbang ke dua adalah dalam rahim ibu, dan berikutnya menuju gerbang ke tiga yaitu kita didunia saat ini. Kemudian waktunya kita ke gerbang yang ke empat yaitu alam kubur, dan gerbang ke lima adalah akhirat. 
Kemudian ustad melanjutkan materi kajian itu dengan memaparkan salah satu tips cerdiknya untuk menghadapi kematian atau alam akhirat, yaitu hendaknya kita membiasakan dan membahasakan istilah kematian itu didalam kehidupan kita, dengan cara senantiasa berpesan dan berwasiat pada orang terdekat kita, bisa isteri, suami, anak, ibu, bapak, adik, kakak, teman, dan orang lain yang mungkin kita menitipkan sesuatu atau minta maaf jika punya salah, dan berniat dengan sungguh-sungguh untuk membayar hutang jika berhutang dan lain sebagainya. Karena memang kita tidak tau kapan kita akan mati. Dari salah satu tips ini ustad memberikan contoh seorang bapak yang berpesan pada anaknya jika ia meninggal, tolong ia dikubur bersama dengan kaos kaki bolong miliknya, dan anak itu bertanya-tanya kenapa bapak memintanya untuk menyertakan kaos kaki bolongnya untuk dikubur bersamanya. Singkat cerita sang bapak pun meninggal, lalu sang anak tadi pun ingin melaksanakan wasiat bapaknya, untuk menyertakan kaos kaki bolongnya bersama mayatnya didalam kubur. Namun sang anak tadi tidak langsung melaksanakan wasiat bapaknya, karena para alim ulama dan mudin (orang yang mengubur mayat) melarang dan tidak setuju dengan berbagai argument, untuk mencegah si anak tadi menyertakan kaos kaki bolongnya didalam pemakaman bapaknya. Hingga akhirnya datang seorang teman dekat bapaknya membawa surat yang sempat ditulis oleh bapaknya untuk anaknya itu, yang berisi “nak, ku tidak memintamu menyertai harta ku untuk menyertai ku didalam kuburku karena harta itu tidak akan mungkin menyertai dan menemaniku didalam kuburku, walau kaos kaki bolong yang kuwasiatkan ke padamu itu pun tidak bisa menyertai aku dialam kubur ku. yang bisa menemaniku hanya amal jariah, ilmu yang bermanfaat, dan do’a anak yang soleh.
Dari salah satu tips yang diberikan oleh ustad dalam kajian sore itu tadi kemudian memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga dan motivasi yang luat biasa sebenarnya jika kita pikirkan dan kita renungkan tentang kematian itu, sesungguhnya memang tidak bisa kita prediksikan dan kita tetapkan sendiri, melainkan kematian itu senantiasa akan datang kapanpun dan dimanapun. 
Sangat menarik sekaligus cukup menakutkan ketika kita berbicara tentang kematian. Kata-kata kematian ini terkadang juga menjadi tabu didengar, mungkin diantara kita melupakan kematian itu sendiri dan kedatangannya. Rasa takut akan kematian itu muncul mungkin kita merasakan belum siap dengan amal yang kita miliki, atau karena kita masih asyik dengan dunia ini? Kata-kata kematian juga terkadang menjadi tabu ketika kita menganggap mengingat kematian itu lebih pada akibat dari gangguan jiwa yang tidak wajar, seperti; stress, frustasi, dan penyebab bunuh diri lainnya. 
Padahal, kata-kata kematian atau tema kematian ini sangat menarik, ketika kita mengetahui motivasi yang luar biasa dibaliknya. Yaitu diantaranya :
 Dengan kematian yang kita tidak tau kapan akan terjadi ini maka kita akan senantiasa untuk menyempurnakan pekerjaan kita saat ini, dan kita menyadari kita tidak bisa memprediksikan dan memastikan hidup dan kehidupan kita walaupun sedetik kemudian. Sehingga ibadah yang kita lakukan akan kita kerjakan dengan penuh keikhlasan serta menjaga kesempurnaan ibadah itu. Ketika kita sholat misalnya, tentunya kita akan sholat seolah-olah sholat itu adalah sholat terakhir kalinya kita lakukan, seolah-olah kita sedang berpatin dengan Allah dari dunia ini. Begitu juga pada pekerjaan yang kita lakukan, pastilah jika kita telah memahami kematian itu senantiasa datang, pasti pekerjaan yang kita kerjakan adalah pekerjaan yang tiada kata menunda-nunda serta dengan performance kerja terbaik yang kita miliki. 
 Selanjutnya kita akan lebih berhati-hati terhadap amal ibadah dan perbuatan yang kita lakukan. Karena apa jadinya jika kematian itu menjemput ketika kita sedang bermaksiat kepada Allah? Menyakiti makhluk ciptaan Allah? Yang kita yakini pasti akan ada pembalasan atas perbuatan kita itu. Sehingga nilai integritas dan profesionalisme seorang yang mengingat mati akan selalu ada dalam dirinya.
 Kematian senantiasa mengingatkan kita untuk selalu bersemangat dalam hidup dan menjauhkan kita dari sikap kemalasan. Karena memang tidak ada pilihan bagi kita yang meyakini tentang kematian yang akan pasti datang dan tiodak diketahui datangnya. Sehingga pilihan kita adalah bagaimana setiap detik kita memiliki arti ibadah sehingga kemudian kita akan merasa pantas dan siap untuk menemui Allah swt. 
Masih banyak sekali motivasi dari kematian yang dapat kita ambil. Karena kematian itu selalu hadir tanpa diundang dan tidak menunggu kesiapan kita. 
Rasakanlah kematian itu disetiap waktu yang kita miliki dan rasakan bahwasanya Allah sangat dekat dengan kita. Sehingga dengan mengingat dan mempersiapkan kematian kita setiap saat, akan menghasilkan; kelalaian berubah menjadi zikrullah, kemaksiatan berubah menjadi amal ibadah yang terbaik, malas menjadi rajin, pisimis menjadi optimis, kesia-siaan berubah menjadi penuh bermakna dan keberkahan. Dan setanpun menjadi putus asa. Wallahu a’lam bishowab
(oleh : Ridho Hudayana)

  

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

Advertorial Download Forum Konseling Gratis Indonesian Jenius Juragan Donat Motivasi Harian Paradigma Psikologi Puisi
false
ltr
item
Ridho Hudayana: Motivasi Terbesar Itu……
Motivasi Terbesar Itu……
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEij3TUSXTYrAv8brDrziVQAzfgucqshInDQm-xxmgB3RIZLbbHS4joZoXaGj2rAynwlJ0srTvWXpR9Z0Zu7ktmuIhprsGui_LIHk0bJwK555cPvFsv79T9RlNOscdVI1V5-53a4Ri_xJE7K/s320/100_0768.JPG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEij3TUSXTYrAv8brDrziVQAzfgucqshInDQm-xxmgB3RIZLbbHS4joZoXaGj2rAynwlJ0srTvWXpR9Z0Zu7ktmuIhprsGui_LIHk0bJwK555cPvFsv79T9RlNOscdVI1V5-53a4Ri_xJE7K/s72-c/100_0768.JPG
Ridho Hudayana
http://ridhopsi.blogspot.com/2009/08/motivasi-terbesar-itu.html
http://ridhopsi.blogspot.com/
http://ridhopsi.blogspot.com/
http://ridhopsi.blogspot.com/2009/08/motivasi-terbesar-itu.html
true
7614345822492057109
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy